Pada tahun 1924, sesudah keberangkatan Soetomo, pemimpin-pemimpin Perhimpunan Indonesia berhubungan dengan Semaun dan Tan Malaka yang sedang dalam pembuangan. Pengaruh kedua orang ini diperlihatkan dengan keluarnya sebuah ketentuan yang menghimbau untuk “menyusun suatu aksi massa nasionalis yang didukung oleh kekuatan sendiri.” Organisasi ini ke…