Ketika Anda misalnya, sedang melintas di Menteng, Pluit, Bintaro, Kemang, Pondok Indah, Cempaka Putih, Rawamangun, Warung Buncit, Kebayoran dan Cengkareng; atau sedang berolahraga di Senayan; atau tengah asyik berbelanja di Blok M, pernahkah terpikir mengapa tempat-tempat tersebut diberi nama seperti itu? Ternyata, semua tempat di Jakarta punya asal-usul tersendiri. Ada yang berasal dari nama p…
Menelusuri kembali jejak kebangsaan adalah suatu hal yang penting dan perlu dilakukan agar kita bisa menempatkan berbagai permasalahan yang kita hadapi hari ini, khususnya dalam permasalahan Papua, pada perspektif kesejarahan yang benar agar masa depan yang akan kita ukir merupakan untaian kehidupan yang berkesinambungan, sebagaimana seharusnya.
Sejarah Publik: Sebuah Panduan Praktis menjelajahi sejarah dalam ranah publik dan membahas beraneka ragam keahlian yang diperlukan dalam praktik sejarah publik. Mendiskusikan bagaimana melalui beragam media penafsiran dan presentasi yang beragam pula, termasuk di dalamnya, museum, arsip, agensi pemerintah, perkumpulan komunitas sejarah, media dan media digital, membuat sejarah dapat diraih oleh…
Yang menarik dari buku ini adalah kemampuan Barton dalam melihat sosok Gus Dur secara objektif, kritis, rasional, dan apa adanya...
Karier politik Habibie dimuai ketika memenuhi panggilan pulang Presiden Soeharto saat hiruk pikuk peristiwa Malari tahun 1974. Rasa cinta pada tanah air "memaksanya" untuk melepas jabatan prestis sebagai Fice President di industri pesawat terbang, Messerchmitt Bollow Blohm (MBB), Jerman.
Didorong oleh kecerdasannya yang begitu tajam dan komitmennya yang besar bagi keadilan yang ditemuinya, dimulai dengan kolonialisme Belanda dan pendudukan Jepang. Dia menulis bahkan mendirikan surat kabar. Dia bergabung dengan pergerakan kemerdekaan dan menjadi pemimpin Partai Buruh Indonesia. Dia menjadi Menteri Perburuhan dalam Kabinet Amir Sjarifoeddin dan berjuang untuk hak-hak buruh peremp…
Buku ini memfokuskan pada sosok Marco, yaitu melihat berbagai faktor yang membentuk kepribadian, pemikiran, dan rindakan Marco. Faktor-faktor pembentuk kepribadian itu antara lain: faktor keturunan; geografis; ekonomi sosial budaya; dan juga hubungan tokoh-tokoh lain dari Blora. Marco mempunyai andil yang besar dalam ranah pergerakan Indonesia. Sumber sejarah tentang Marco diambil dari surat ka…
Hadlratusysyekh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Pesantren Tebuireng, Jombang, pendiri Nahdlatul Ulama, adalah guru paripurna. Ribuan santri beliau didik, dan ratusan dari mereka menjadi ulama atau kiai, pendiri pondok pesantren, atau menjadi tokoh-tokoh umat Islam. Ini belum termasuk santri-santrinya KH. HASYIM ASY’ARIyang terbilang mustami’ (pendengar setia sang guru), ngaji seki…